Rossoneri Kunci Rapat Gawang, Inter Mandul di Derby Milan

AC Milan berhasil meredam rival sekota mereka, Inter Milan, dalam Derby della Madonnina yang ketat, memetik kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-12 Serie A 2025/2026 yang berlangsung di Giuseppe Meazza pada Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Hasil ini mengamankan tiga poin penting bagi Rossoneri, yang kini naik ke posisi kedua klasemen dengan 25 poin, hanya terpaut dua angka dari AS Roma di puncak. Sementara itu, Nerazzurri harus melorot ke peringkat keempat dengan 24 poin.
Gol tunggal kemenangan AC Milan dicetak oleh Christian Pulisic di awal babak kedua. Meskipun Inter Milan mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen dan melepaskan 16 tembakan, lima di antaranya mengarah ke gawang, mereka gagal menembus lini pertahanan Milan yang tampil sangat solid.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyatakan kepuasannya terhadap penampilan timnya. Ia secara khusus memuji kukuhnya lini pertahanan Milan sebagai kunci kemenangan di Derby Milan. "Kami bertahan dengan baik dengan penjagaan yang sangat penting melawan Inter yang sangat berbahaya ketika bisa lepas dari pressing," ujar Allegri. Penjagaan ketat yang diterapkan Milan mampu meredam daya gedor Nerazzurri yang dikenal mematikan.
Barisan belakang Milan yang dipimpin oleh kiper Mike Maignan tampil heroik. Maignan beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-72, yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan bagi Inter. Penyelamatan krusial ini menjadi salah satu momen penting yang menjaga keunggulan Rossoneri. Sebelumnya, di babak pertama, tiang gawang juga menyelamatkan Milan dari upaya Francesco Acerbi dan Lautaro Martinez.
Inter, yang dilatih oleh Cristian Chivu, menghadapi kesulitan besar untuk menciptakan peluang bersih meskipun mereka berulang kali menekan pertahanan Milan. Penyerang-penyerang kunci Inter seperti Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, yang menjadi tumpuan di lini depan, tampak tak bertaring di bawah kawalan ketat para pemain bertahan Milan. Statistik menunjukkan Inter mencoba 20 tembakan dan menghasilkan 1.92 expected goals (xG), namun tak mampu mengonversinya menjadi gol. Bek tengah Inter, Alessandro Bastoni, menyesalkan banyaknya peluang yang terbuang dan menyatakan bahwa Milan tidak memiliki banyak peluang jelas selain gol.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif AC Milan dalam Derby della Madonnina baru-baru ini, di mana mereka tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Inter, dengan empat kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil ini juga secara psikologis sangat penting bagi Milan untuk terus bersaing di papan atas Serie A.