Terobos Tujuh Besar, Amorim Justru Perketat Evaluasi MU

Manchester United berhasil menembus tujuh besar klasemen Liga Primer Inggris menyusul kemenangan penting 2-1 atas Crystal Palace pada Minggu (30/11) malam. Kemenangan ini mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan di liga pada bulan November bagi Setan Merah, sekaligus membawa mereka naik ke posisi ketujuh dengan 21 poin di bawah asuhan pelatih kepala Ruben Amorim.
Meskipun meraih poin penuh, pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja tim tetap menjadi prioritas utama. Amorim, yang baru mengambil alih kursi kepelatihan pada November 2024, mengkritik performa timnya di babak pertama melawan Palace, menyatakan bahwa intensitas dan kecepatan permainan di 45 menit pertama tidak cukup baik untuk standar Liga Primer.
Dalam pertandingan di Selhurst Park, Manchester United tertinggal lebih dulu setelah Jean-Philippe Mateta mencetak gol penalti untuk Palace di menit ke-36. Namun, tim bangkit di babak kedua dengan gol Joshua Zirkzee di menit ke-54, yang menjadi gol pertamanya di liga dalam hampir setahun, diikuti oleh gol penentu kemenangan dari Mason Mount di menit ke-63. Amorim memuji kontribusi Zirkzee dan Diogo Dalot pasca-pertandingan, meski juga menyoroti perjuangan Zirkzee dalam duel di babak pertama.
Amorim mengakui bahwa ia telah bekerja keras untuk mengimplementasikan sistemnya pada skuad saat ini. Ia juga telah mengidentifikasi beberapa area untuk perbaikan, termasuk prioritas untuk merekrut bek kiri baru pada jendela transfer mendatang di tahun 2025. Saat ini, ia harus mengandalkan Diogo Dalot, yang secara alami berposisi sebagai bek kanan, untuk bermain di posisi bek sayap kiri.
Proses evaluasi ini bukan hal baru bagi Amorim. Sebelumnya, pada Januari 2025, ia pernah secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya dan bahkan menyebut timnya "mungkin tim terburuk dalam sejarah Manchester United" setelah serangkaian hasil buruk, meskipun ia kemudian mengakui telah "keterlaluan" dengan komentarnya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Amorim terus menganalisis dan beradaptasi, mencari cara terbaik untuk meningkatkan performa timnya. Penambahan pemain muda Diego Leon dari Cerro Porteño, meskipun baru akan bergabung pada April 2025, juga menjadi bagian dari upaya Amorim membangun skuad jangka panjang. David Beckham, legenda klub, juga ikut memuji Amorim dan percaya bahwa Manchester United mulai menunjukkan peningkatan.