Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

PSM Genjot Akurasi Gol di Markas Persib

Admin 26 Dec 2025

PSM Genjot Akurasi Gol di Markas Persib

PSM Makassar meningkatkan intensitas latihan penyelesaian akhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjelang pertandingan krusial melawan Persib Bandung dalam lanjutan Super League, Sabtu (27/12/2025) malam. Langkah ini diambil setelah rentetan hasil kurang memuaskan, yang menyoroti permasalahan efisiensi di lini serang tim berjuluk Juku Eja tersebut.

Pelatih kepala PSM, Tomas Trucha, secara terbuka menyatakan keprihatinannya terhadap kemampuan tim dalam mengkonversi peluang menjadi gol, sebuah evaluasi yang muncul setelah kekalahan 0-1 dari Malut United pada pekan sebelumnya di kandang sendiri. "Kenapa kita kalah? Karena kita membuat ini mudah untuk lawan. Kita memberi peluang kepada mereka di menit-menit awal dan mereka bisa membuat gol mudah. Kita juga tidak mengkonversi peluang-peluang kita," kata Trucha, menekankan filosofi bermain yang ia harapkan sejak awal kedatangannya: lebih banyak peluang, lebih banyak passing, lebih banyak penguasaan bola, dan lebih banyak lari terobosan.

Musim sebelumnya, Liga 1 2024/2025, PSM Makassar menempati posisi keenam dengan total 53 poin, mencetak 47 gol dan kebobolan 34 kali. Angka ini menempatkan mereka sebagai tim tersubur ketujuh, di bawah Dewa United (65 gol), Persib (60 gol), Arema FC (53 gol), Bali United (50 gol), Borneo (50 gol), dan Malut United (48 gol). Striker Slovenia, Nermin Haljeta, menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan 12 gol di Liga 1 musim tersebut, namun catatan tersebut juga menunjukkan ketergantungan pada beberapa individu.

Kebutuhan akan peningkatan ketajaman ini semakin mendesak mengingat catatan terbaru PSM di Super League 2025/2026. Kekalahan dari Malut United menunjukkan bahwa meskipun menciptakan banyak peluang, gol penyeimbang tidak kunjung tercipta. Trucha pun langsung menggenjot intensitas latihan selama enam hari penuh tanpa libur, fokus pada efektivitas serangan dan ketajaman di depan gawang, serta perbaikan konsentrasi di awal pertandingan. Hal ini menjadi krusial mengingat gol Malut United tercipta dari peluang pertama yang mereka dapatkan, mengindikasikan rapuhnya fokus di menit-menit awal.

Secara historis, PSM memiliki rekor head-to-head yang sedikit lebih baik melawan Persib, dengan tujuh kemenangan dari 17 pertemuan. Bahkan pada Liga 1 2022/2023, PSM berhasil mengalahkan Persib 2-1 di Bandung meskipun hanya menguasai 24 persen bola, menunjukkan efisiensi luar biasa dalam memanfaatkan peluang. Namun, kondisi tim dan filosofi bermain telah berubah di bawah kepemimpinan Tomas Trucha, yang berambisi membawa PSM tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan membangun serangan dari operan pendek.

Misi kebangkitan PSM di markas Persib ini bukan sekadar tentang hasil pertandingan, melainkan juga ujian adaptasi tim terhadap filosofi Trucha yang menitikberatkan pada agresivitas dan penguasaan bola, sekaligus membenahi masalah akut dalam penyelesaian akhir. Dengan Persib yang tengah dalam tren positif dan memburu puncak klasemen, kemampuan PSM untuk mengasah ketajaman mereka di depan gawang lawan akan menjadi faktor penentu dalam menjaga asa mereka di kompetisi domestik.