Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Fajar/Fikri Menuju World Tour Finals: Ada Apa di Balik Usaha Kerasnya?

Admin 18 Nov 2025

Fajar/Fikri Menuju World Tour Finals: Ada Apa di Balik Usaha Kerasnya?

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tengah berjuang keras untuk mengamankan satu tiket ke ajang penutup musim bergengsi, BWF World Tour Finals 2025. Meskipun baru dipasangkan selama beberapa bulan, duet ini telah menunjukkan performa gemilang, namun jalan mereka menuju Final yang akan diselenggarakan pada 10-14 Desember 2025 mendatang masih terjal.

Posisi Fajar/Fikri di ranking "Race to Finals" saat ini belum sepenuhnya aman, mengingat persaingan ketat menjelang batas akhir kualifikasi. Mereka dituntut untuk meraih hasil maksimal pada turnamen sisa yang masuk hitungan poin kualifikasi. Turnamen Australian Open 2025, yang bertaraf BWF World Tour Super 500 dan berlangsung pada pekan ini, menjadi panggung penentuan bagi ambisi mereka.

Peluang Fajar/Fikri untuk lolos disebut cukup tipis, bahkan membutuhkan skenario yang ajaib. Mereka wajib menjuarai Australian Open 2025. Selain itu, nasib mereka juga sangat bergantung pada hasil para pesaing utama, khususnya tiga pasangan Taiwan: Lee Fang Chih/Lee Fang Jen, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin, dan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, yang harus tersingkir sebelum babak semifinal.

Sejak dipasangkan sekitar empat bulan lalu di Japan Open 2025, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri telah menunjukkan grafik penampilan yang kuat. Mereka berhasil menembus final di dua turnamen BWF Super 750, yakni Denmark Open 2025 dan French Open 2025, meskipun berakhir sebagai runner-up. Puncak prestasi mereka adalah saat menjuarai China Open 2025, sebuah ajang berlevel Super 1000, yang menawarkan poin ranking tertinggi. Meskipun baru mengikuti delapan turnamen, pencapaian ini menempatkan mereka dalam perburuan tiket World Tour Finals.

Di babak pertama Australian Open 2025, Fajar/Fikri berhasil melewati hadangan wakil Malaysia, Lau Yi Sheng/Lim Tze Jian, dengan kemenangan dua gim langsung 21-15, 21-10. Fajar Alfian mengakui gim pertama tidak mudah karena perubahan laju shuttlecock. Pada babak 16 besar, mereka akan menghadapi pasangan Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.

Fajar menegaskan bahwa mereka tidak ingin terbebani oleh target lolos ke World Tour Finals. Ia memilih untuk menikmati setiap pertandingan dan memberikan performa terbaik. Jika lolos, hal itu akan menjadi bonus manis atas kerja keras mereka sepanjang musim ini. Konsistensi tinggi dan fokus di setiap pertandingan menjadi kunci, mengingat waktu tersisa yang semakin sempit. Perjuangan ini juga menyoroti peran kompatriot lain seperti Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, yang juga bersaing untuk mendapatkan tempat di ajang bergengsi tersebut.