Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Courtois Beberkan: Ketidakpuasan Pemain Konstan di Ruang Ganti Real Madrid

Admin 21 Nov 2025

Courtois Beberkan: Ketidakpuasan Pemain Konstan di Ruang Ganti Real Madrid

Thibaut Courtois, penjaga gawang andalan Real Madrid, baru-baru ini menyatakan bahwa selalu ada pemain yang kurang bahagia di ruang ganti tim. Meskipun Courtois membantah adanya ketegangan serius, ia tidak menampik bahwa beberapa rekan setimnya mungkin merasa kurang puas. Pernyataan ini muncul seiring dengan laporan yang menunjukkan potensi ketidakpuasan di antara beberapa pemain kunci Los Blancos.

Menurut laporan Mundo Deportivo baru-baru ini, sejumlah pemain Real Madrid, termasuk Courtois sendiri, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Federico Valverde, dan Eduardo Camavinga, dilaporkan merasa kurang bahagia di bawah arahan pelatih Xabi Alonso. Beberapa pemain, seperti Bellingham, disebut merasa terkekang oleh sistem yang kurang bebas, sementara Valverde dan Camavinga dipaksa bermain di luar posisi terbaik mereka demi "menjalankan rencana keseluruhan". Meskipun Real Madrid saat ini memimpin La Liga, laporan tersebut mengindikasikan bahwa masalahnya terletak pada emosi para pemain, bukan semata-mata hasil pertandingan.

Sebelumnya, Courtois juga beberapa kali menyuarakan pandangannya tentang dinamika tim. Pada April 2025, ia mengkritik rekan-rekan setimnya karena "bermain terlalu individual" setelah Real Madrid tersingkir dari Liga Champions. Pada Juni 2025, Courtois juga menyatakan frustrasinya terhadap performa tim di bawah manajer baru Xabi Alonso, menekankan bahwa tim membutuhkan lebih banyak waktu untuk memahami metodenya. Bahkan, pada Oktober 2025, kiper asal Belgia ini sendiri dilaporkan menjadi sumber ketegangan di ruang ganti menyusul performanya yang kurang meyakinkan setelah pulih dari cedera dan menunjukkan kegugupan pasca-kesalahan. Ada juga insiden pada Agustus 2025, di mana Courtois menjadi salah satu yang pertama mengkritik sikap Vinícius Júnior di ruang ganti setelah sang pemain menunjukkan kemarahan karena menjadi cadangan.

Pernyataan Courtois menegaskan bahwa di klub sebesar Real Madrid, dengan persaingan ketat dan ekspektasi tinggi, mengelola kepuasan setiap pemain adalah tantangan yang berkelanjutan bagi staf pelatih.