Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Komentar Pemain Satria Muda Terkuak Usai Diakuisisi Persib

Admin 28 Nov 2025

Komentar Pemain Satria Muda Terkuak Usai Diakuisisi Persib

Manajemen grup Persib Bandung telah mengambil langkah strategis yang menghebohkan dunia basket nasional dengan mengakuisisi klub legendaris Satria Muda. Pengumuman resmi ini dilakukan pada Senin, 4 Agustus 2025, menandai era baru bagi kedua ikon olahraga tersebut. Dengan akuisisi ini, Satria Muda resmi memindahkan markasnya dari Jakarta ke Bandung, Jawa Barat, dan kini dikenal sebagai Satria Muda Bandung.

Langkah ini menegaskan komitmen manajemen grup Persib dalam memajukan olahraga basket nasional melalui sinergi manajerial. Tujuannya adalah mendorong kualitas dan daya saing klub ke level yang lebih tinggi. Satria Muda, yang didirikan pada tahun 1993 dan telah mengoleksi 12 gelar juara liga basket nasional, kini berada di bawah satu atap manajerial bersama Persib, dengan visi "Juara Indonesia, Indonesia Juara".

Akuisisi ini juga berdampak signifikan pada klub basket Bandung lainnya, Prawira Bandung. Sebelum pengambilalihan Satria Muda, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) juga memiliki Prawira Bandung. Dengan perubahan ini, Prawira otomatis bubar, dan Satria Muda menjadi satu-satunya klub perwakilan dari Bandung di musim kompetisi IBL mendatang. Beberapa pilar utama Prawira, termasuk Yudha Saputera, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya, dikabarkan bergabung dengan Satria Muda Bandung, yang kini disebut-sebut sebagai calon favorit juara IBL musim depan.

Pebasket Satria Muda, Avan Seputra, tidak menampik keterkejutannya atas akuisisi timnya oleh Persib. "Kalau saya dari sisi pemain memang perubahan atau perpindahan ini sangat mengejutkan perbasketan dan pecinta bola basket," kata Avan pada Rabu, 6 Agustus 2025. Namun, ia meyakini ada hal positif dari perubahan tersebut. Avan menyebut bahwa manajemen dan holding sudah memikirkan perubahan ini dengan sangat matang, meskipun ia mengakui tidak mudah untuk melakukan perubahan karena memaksa keluar dari kebiasaan lama.

Avan Seputra juga menyoroti tantangan besar bagi timnya sebagai satu-satunya perwakilan dari Bandung. "Tantangan memang benar karena kami sekarang Satria Muda menjadi satu-satunya tim perwakilan dari Bandung untuk membuat atmosfer di kota tetap hidup," ujarnya. Ia melihatnya sebagai tantangan baru untuk lebih memajukan bola basket di Bandung itu sendiri, bukan sebagai beban. Satria Muda Bandung berharap dapat diterima masyarakat sekitar dan mendapatkan dukungan dari para penggemar di manapun.

CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, menyatakan bahwa sinergi manajerial antara Persib dan Satria Muda adalah langkah nyata menuju ekosistem olahraga yang saling memperkuat. "Kami melihat potensi besar dalam Satria Muda, dan percaya bahwa transformasi menjadi SM Bandung akan membuka babak baru yang penuh inovasi dan semangat juara," ujar Glenn Sugita. Ia menambahkan bahwa di bawah visi bersama, mereka ingin membawa basket Indonesia ke panggung yang lebih luas, lebih kompetitif, dan lebih membanggakan.