Islam Makhachev Meroket, Resmi Jadi Bagian Elit UFC

Islam Makhachev secara resmi telah mengukuhkan posisinya di daftar elit Ultimate Fighting Championship (UFC), sebuah pencapaian yang mengesankan dengan menjadi juara di dua kelas berat yang berbeda. Pencapaian bersejarah ini diraih setelah kemenangannya atas Jack Della Maddalena di UFC 322, yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, pada Minggu, 16 November 2025.
Pada ajang UFC 322, Makhachev menantang Jack Della Maddalena, yang saat itu merupakan juara kelas welter. Dalam pertarungan lima ronde yang mendominasi, Makhachev dinyatakan sebagai pemenang melalui keputusan mutlak dari para juri dengan skor 50-45, 50-45, 50-45. Kemenangan ini menambah sabuk juara kelas welter ke koleksi Makhachev, yang sebelumnya telah menjadi pemegang gelar juara kelas ringan UFC.
Sebelum meraih gelar kelas welter, Islam Makhachev merebut gelar juara kelas ringan UFC di UFC 280 pada 22 Oktober 2022, setelah mengalahkan Charles Oliveira dengan kuncian arm-triangle choke di ronde kedua. Dengan menjadi "double champ," Makhachev kini tercatat sebagai petarung ke-11 dalam sejarah UFC yang berhasil meraih gelar juara di dua kelas berat berbeda. Ia bergabung dengan nama-nama legendaris seperti Conor McGregor, Georges St-Pierre, Daniel Cormier, Amanda Nunes, Henry Cejudo, Randy Couture, B.J Penn, Alex Pereira, Jon Jones, dan Ilia Topuria.
Lebih lanjut, petarung asal Dagestan ini juga mencetak sejarah sebagai petarung Rusia pertama yang memenangkan sabuk kelas welter di UFC. Ia juga menjadi petarung kedua yang berhasil menyabet gelar di kelas ringan dan welter, setelah sebelumnya double champ tersebut diraih oleh B.J Penn. Makhachev kini menempati peringkat teratas dalam daftar pound-for-pound (P4P) pria UFC.
Rekor profesional Islam Makhachev saat ini adalah 28 kemenangan dan hanya 1 kekalahan. Ia memiliki catatan mengesankan dengan 16 kemenangan beruntun di UFC, menyamai rekor yang dipegang oleh legenda Anderson Silva sebagai salah satu petarung dengan rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah UFC. Islam Makhachev juga tercatat tidak pernah kalah dalam kurun waktu lebih dari 11 tahun.
Dominasinya terlihat jelas dalam pertarungan melawan Della Maddalena, di mana ia mencatatkan nyaris 20 menit ground control, menunjukkan permainan gulatnya yang superior. Selama kariernya, Makhachev telah berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringannya sebanyak empat kali, mengalahkan petarung-petarung tangguh seperti Alexander Volkanovski (dua kali), Dustin Poirier di UFC 302, dan Renato Moicano di UFC 311. Kemenangan beruntun dalam mempertahankan gelar ini bahkan melampaui rekor mentornya, Khabib Nurmagomedov, serta Benson Henderson, dan B.J Penn.
Meskipun gaya bertarungnya yang sangat mengandalkan gulat dan kontrol di tanah seringkali disebut membosankan oleh beberapa pihak, seperti Ilia Topuria, Makhachev tetap teguh dengan strateginya. Ia pernah menyatakan, "Beginilah cara saya bertarung, semua orang tahu tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan saya." Hal ini menegaskan kepercayaan dirinya yang tinggi terhadap efektivitas teknik bertarungnya yang telah membawanya ke puncak divisi dan jajaran elit UFC.