Marc Marquez Blak-blakan Soal Obsesi Valentino Rossi

Pembalap MotoGP Marc Marquez telah secara tegas menepis tudingan bahwa dirinya terobsesi untuk melampaui pencapaian rival lamanya, Valentino Rossi, menyusul keberhasilannya menyamai rekor gelar juara dunia sang legenda. Marquez, yang baru saja mengklaim mahkota juara dunia MotoGP 2025, gelar ketujuhnya di kelas premier dan kesembilan secara keseluruhan, kini sejajar dengan jumlah gelar Rossi.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, pembalap Ducati tersebut menolak gagasan bahwa melampaui prestasi Rossi adalah tujuan utamanya. "Semua orang bebas memandang sesuatu dengan caranya sendiri. Aku enggak berdiri di sana dan melihat kembali," kata Marc Marquez. Dia menambahkan dengan nada humor bahwa jika dirinya memenangi gelar juara dunia kesepuluh, dia yakin Rossi tidak akan peduli, dan secara terus terang, dirinya juga tidak akan peduli.
Hubungan antara kedua pembalap ini diketahui masih tegang dan belum pulih bahkan setelah Rossi pensiun dari balapan pada akhir tahun 2021. Ketegangan ini terlihat jelas ketika Marc Marquez dan Valentino Rossi bertemu di jalur pit Sirkuit Red Bull Ring pada MotoGP Austria lalu—atau di Catalan Grand Prix, menurut salah satu sumber—keduanya tidak saling bertegur sapa.
Meskipun demikian, Marquez menekankan pentingnya rivalitas mereka bagi olahraga balap motor. "Dia tidak butuh aku, dan aku tidak butuh dia. Tapi balapan motor ini yang membutuhkannya, ini membutuhkan kami berdua," tegas Marc Marquez.
Ada klaim dari berbagai pihak bahwa tujuan utama Marc Marquez adalah melampaui pencapaian Valentino Rossi. Namun, sang pembalap Spanyol itu tetap fokus pada jalannya sendiri.
Saat ini, perjalanan Marquez menuju gelar berikutnya menghadapi tantangan. Ia diketahui telah menepi dari lintasan sejak Grand Prix Indonesia akibat cedera bahu yang diderita dari insiden dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia. Cedera tersebut memerlukan operasi, memaksanya absen selama sisa musim 2025. Namun, dalam tanda yang menjanjikan bagi para penggemarnya, Marquez baru-baru ini tampil di depan umum tanpa gendongan lengan untuk pertama kalinya, mengindikasikan bahwa pemulihannya berjalan sesuai rencana. Manajernya juga mengisyaratkan bahwa juara dunia itu dapat kembali mengendarai motor dalam waktu dekat, dengan target untuk kembali tampil kuat selama tes pramusim di Malaysia pada Februari mendatang.