Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Terungkap: Leclerc Rajai F1 GP AS 2024, Hamilton Tak Sanggup Finis

Admin 24 Dec 2025

Terungkap: Leclerc Rajai F1 GP AS 2024, Hamilton Tak Sanggup Finis

Balapan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2024 di Circuit of the Americas (COTA) pada 20 Oktober 2024 menjadi saksi dominasi Ferrari dengan Charles Leclerc meraih kemenangan meyakinkan, sementara perjalanan Lewis Hamilton berakhir prematurely akibat insiden di lap awal. Kemenangan ini menandai finis satu-dua Ferrari pertama di Amerika Serikat sejak 2006, sekaligus kemenangan kedelapan Leclerc dalam karier F1-nya. Sementara itu, Hamilton, yang memulai balapan dari posisi ke-17 setelah kualifikasi yang mengecewakan, harus menelan pil pahit dengan gagal finis untuk pertama kalinya dalam sejarahnya di Austin setelah mengalami spin di putaran ketiga.

Leclerc, yang start dari posisi keempat, memanfaatkan pertarungan sengit antara polesitter Lando Norris dan Max Verstappen di Tikungan 1 untuk merebut keunggulan di lap pembuka. Sejak saat itu, pembalap Monako tersebut tak terkejar, mengendalikan kecepatan balapan sepenuhnya. Rekan setimnya, Carlos Sainz, berhasil mengamankan posisi kedua, memastikan Ferrari meraih hasil satu-dua yang impresif. Keberhasilan ini menempatkan Ferrari pada posisi yang lebih kuat dalam perburuan gelar Konstruktor, memperkecil selisih poin dengan McLaren dan Red Bull.

Di sisi lain lintasan, Lewis Hamilton menghadapi akhir pekan yang sulit. Setelah kualifikasi yang membuatnya start jauh di belakang, pembalap Mercedes tersebut menunjukkan awal yang menjanjikan dengan melompat ke posisi ke-12 di lap pertama. Namun, di lap ketiga, mobil W15 yang baru saja di-upgrade mengalami gejala "bouncing" dan kehilangan kendali di Tikungan 19, memaksa Hamilton terdampar di gravel. Insiden tersebut memicu kehadiran Safety Car dan mengakhiri balapan Hamilton lebih awal. Hamilton mengungkapkan bahwa ia "tidak terlalu menekan" pada saat itu dan sedang mencoba untuk mencapai suhu ban yang optimal ketika mobilnya mulai memantul. Kegagalan finis ini adalah yang pertama bagi Hamilton di COTA, sirkuit di mana ia menjadi pembalap paling sukses dengan lima kemenangan sebelumnya.

Insiden yang dialami Hamilton mirip dengan yang dialami rekan setimnya, George Russell, selama sesi kualifikasi, yang juga kehilangan kendali mobilnya. Hal ini menimbulkan spekulasi tentang dampak upgrade baru Mercedes pada stabilitas mobil. Russell sendiri harus memulai balapan dari pitlane setelah pelanggaran parc fermé tetapi berhasil bangkit untuk finis di posisi keenam.

Kemenangan Leclerc dan Ferrari di Austin menggarisbawahi peningkatan performa SF-24 yang signifikan, terutama dalam manajemen ban, sebuah area yang sebelumnya menjadi kelemahan tim. Strategi agresif Ferrari, termasuk keputusan untuk melakukan undercut terhadap Verstappen dengan Sainz, juga berperan penting dalam kesuksesan mereka. Sementara itu, kegagalan Hamilton untuk menyelesaikan balapan menjadi cerminan dari tantangan berkelanjutan yang dihadapi Mercedes sepanjang musim 2024, menempatkan mereka 152 poin di belakang Ferrari dalam klasemen konstruktor setelah balapan ini. Hasil ini juga semakin memperjelas pertarungan gelar pembalap yang semakin ketat antara Max Verstappen dan Lando Norris, meskipun Leclerc secara matematis masih memiliki peluang kecil untuk bersaing di klasemen pembalap.