Juventus Akhiri Penantian, Segel Kemenangan Krusial di Liga Champions

Gol telat Jonathan David memastikan Juventus meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Bodo/Glimt dalam pertandingan fase grup Liga Champions. Kemenangan ini menandai raihan tiga poin pertama Juventus di Liga Champions musim ini dan menjadi kemenangan tandang pertama mereka di kompetisi tersebut dalam 472 hari.
Pertandingan di markas Bodo/Glimt, yang dikenal sulit bagi tim tamu, dimulai dengan ketertinggalan Juventus setelah Ole Didrik Blomberg mencetak gol untuk tim Norwegia di menit ke-29. Namun, pasukan Massimiliano Allegri, yang baru saja mendapatkan Luciano Spalletti sebagai pelatih kepala, menunjukkan semangat juang tinggi di babak kedua.
Pergantian pemain di jeda babak membawa dampak instan. Lois Openda berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-48, memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Momentum berbalik untuk Juventus ketika Weston McKennie mencetak gol kedua tak lama kemudian, melengkapi kebangkitan tim. Meskipun Bodo/Glimt sempat menyamakan kedudukan melalui penalti Sondre Brunstad Fet di menit ke-87, Jonathan David menjadi pahlawan dengan gol penentu kemenangannya di menit pertama waktu tambahan. David bereaksi paling cepat menyambar bola muntah setelah tembakan Kenan Yildiz berhasil ditepis kiper Nikita Haikin, memastikan tiga poin krusial untuk Bianconeri.
Kemenangan ini terasa sangat vital bagi Juventus, yang sebelumnya hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan awal di Liga Champions musim ini, dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan 1-0 dari Real Madrid. Pelatih Luciano Spalletti menyatakan bahwa kemenangan ini membuat para pemain Juventus terlihat "lebih santai" setelah tekanan yang mereka rasakan di Liga Champions. Hasil ini meningkatkan posisi Juventus di grup dengan enam poin, menghidupkan kembali harapan mereka untuk melaju dari fase grup.
Meskipun Juventus telah memenangkan Liga Champions dua kali dalam sejarah mereka, yakni pada musim 1984-1985 dan 1995-1996, perjuangan mereka di kompetisi ini dalam beberapa tahun terakhir penuh tantangan. Kemenangan atas Bodo/Glimt ini menjadi langkah penting untuk membangun momentum dan kembali bersaing di panggung Eropa. Juventus akan menghadapi Pafos di pertandingan berikutnya pada 11 Desember, diikuti oleh Benfica pada 22 Januari di kandang sendiri.