Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Courtois: Bedanya Ancelotti dengan Xabi Alonso itu...

Admin 21 Nov 2025

Courtois: Bedanya Ancelotti dengan Xabi Alonso itu...

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, baru-baru ini memberikan pandangannya mengenai perbedaan gaya kepelatihan antara mantan pelatihnya, Carlo Ancelotti, dan pelatih Real Madrid saat ini, Xabi Alonso. Courtois menyebut Ancelotti sebagai sosok "seperti ayah atau kakek", sementara Alonso digambarkan sebagai pelatih yang "lebih modern".

Dalam pernyataannya, Courtois menegaskan bahwa kedua pelatih tersebut sangat baik dan masing-masing memiliki gaya mereka sendiri. Ia juga menambahkan bahwa akan tidak sopan bagi Xabi Alonso jika ada yang mengatakan mereka merindukan Ancelotti.

Carlo Ancelotti, yang telah memimpin Real Madrid dalam dua periode, dikenal dengan pendekatan paternalistiknya. Gaya kepelatihannya memadukan keahlian taktis dengan pendekatan yang tenang dan empatik, yang berhasil membangun hubungan kuat antara pemain dan pelatih. Ancelotti terkenal karena kemampuan adaptasi taktisnya dan kemampuannya untuk meyakinkan para pemain daripada memaksakan gayanya. Di bawah Ancelotti, Real Madrid meraih banyak kesuksesan, termasuk beberapa gelar Liga Champions dan La Liga, menjadikannya manajer paling berprestasi dalam sejarah klub.

Di sisi lain, Xabi Alonso, yang mengambil alih Real Madrid untuk musim 2025 setelah periode sukses bersama Bayer Leverkusen, membawa pendekatan yang lebih modern. Metodologi kepelatihannya berakar pada kejelasan, pengulangan, dan skenario yang relevan dengan pertandingan, menggabungkan pengulangan teknis dengan kejelasan taktis. Ia membangun timnya di sekitar disiplin posisi, penempatan ruang yang cerdas, dan sirkulasi bola, dengan fokus pada struktur yang cair, rotasi posisi, dan progresi vertikal. Alonso sering menggunakan formasi 3-4-2-1 dan menekankan counter-pressing serta eksploitasi ruang. Prestasinya bersama Bayer Leverkusen sangat menonjol, di mana ia memimpin tim meraih gelar Bundesliga pertama mereka tanpa terkalahkan, serta DFB-Pokal dan DFL-Supercup, dengan catatan 51 pertandingan tak terkalahkan yang luar biasa di semua kompetisi.

Courtois mengakui bahwa setelah empat tahun bersama Ancelotti, ada "automatisme" yang terbentuk dalam tim, dan perubahan gaya di bawah Alonso, yang menginginkan cara berbeda dalam bertahan dan menyerang, membutuhkan waktu untuk diimplementasikan. Saat ini, Real Madrid memimpin klasemen La Liga di bawah arahan Xabi Alonso.