Konate dan Stiller Incaran Utama Alonso

Teka-teki mengenai pergerakan strategis Real Madrid di bursa transfer, terutama di bawah kepemimpinan pelatih Xabi Alonso, mulai menemukan kejelasan dengan laporan-laporan yang mengindikasikan Ibrahima Konaté dan Angelo Stiller sebagai incaran utama. Spekulasi ini muncul di tengah kebutuhan klub untuk memperkuat lini pertahanan dan lini tengah menjelang bursa transfer Januari 2026 dan musim panas berikutnya.
Xabi Alonso, yang menjabat sebagai manajer Real Madrid sejak 1 Juni 2025, setelah sebelumnya mengukir sukses di Bayer Leverkusen, sedang berusaha membentuk skuad sesuai filosofi taktisnya. Laporan-laporan menunjukkan bahwa ia secara spesifik telah menyerahkan daftar target transfer kepada manajemen klub. Di tengah rumor yang berkembang pesat di media Spanyol menjelang jendela transfer Januari, nama Konaté dari Liverpool dan Stiller dari VfB Stuttgart secara konsisten disebut-sebut sebagai prioritas.
Ibrahima Konaté, bek tengah berusia 26 tahun dari Liverpool, menjadi target defensif utama. Situasi kontraknya di Anfield sangat menarik, karena ia akan berstatus bebas transfer pada akhir musim 2025/2026 jika tidak ada perpanjangan kontrak baru. Konaté, yang bergabung dengan Liverpool pada tahun 2021 dengan kontrak lima tahun senilai $18,2 juta, dikabarkan telah ditawari kontrak baru oleh Liverpool, namun kesepakatan masih jauh dari tercapai. Sumber-sumber di Liverpool bahkan meyakini adanya perantara yang berusaha meyakinkan Real Madrid untuk mempertimbangkan kembali langkah transfer Konaté, meskipun sebelumnya Real Madrid dikabarkan telah memutuskan untuk tidak mengejar bek tersebut. Potensi mendapatkan Konaté tanpa biaya transfer akan menjadi langkah cerdik bagi Real Madrid, mengingat ia adalah bek tangguh yang telah membuktikan kualitasnya di Liga Primer dan Liga Champions. Kekosongan di lini belakang Real Madrid, dengan cedera yang menimpa Éder Militão dan David Alaba serta usia Antonio Rüdiger, membuat kebutuhan akan bek tengah berkualitas menjadi mendesak.
Di lini tengah, Angelo Stiller, gelandang berusia 24 tahun dari VfB Stuttgart, menarik perhatian Alonso berkat kualitas dan disiplin taktisnya. Stiller telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam performanya dan telah menjadi pemain internasional Jerman, bahkan memperpanjang kontraknya dengan Stuttgart hingga 30 Juni 2028. Kontrak baru ini dilaporkan mencakup klausul rilis sekitar €40 juta. Stiller, yang pernah bermain di bawah Alonso di tim muda Hoffenheim, secara terbuka menyatakan preferensinya untuk bergabung dengan Real Madrid jika kesempatan itu muncul, didorong oleh faktor Xabi Alonso. Real Madrid melihat Stiller sebagai pengganti potensial untuk Toni Kroos yang telah pensiun dan Luka Modric yang telah meninggalkan klub, untuk membawa stabilitas dan kemampuan membangun serangan dari lini tengah. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa manajemen Real Madrid mungkin belum sepenuhnya setuju untuk merekrut gelandang bertahan baru, dengan keyakinan bahwa Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde sudah cukup tangguh di posisi tersebut. Sebuah laporan bahkan menyebutkan bahwa nama Stiller hampir dicoret dari daftar, terutama untuk jangka pendek, dan transfernya mungkin tergantung pada kepergian gelandang besar seperti Dani Ceballos atau Eduardo Camavinga.
Meskipun Alonso telah mengidentifikasi Konaté dan Stiller sebagai bagian integral dari visi jangka menengahnya untuk Real Madrid, implementasi transfer ini dihadapkan pada realitas pasar dan kebijakan transfer klub. Real Madrid, yang telah melakukan investasi besar dalam bursa transfer sebelumnya dengan mendatangkan pemain seperti Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Trent Alexander-Arnold, dan Franco Mastantuono, cenderung selektif dalam pengeluaran. Manajemen klub juga dilaporkan menolak permintaan Alonso untuk penambahan pemain di jendela transfer Januari, menegaskan keyakinan pada kedalaman skuad yang ada. Ini mencerminkan tarik ulur antara visi manajerial dan strategi finansial klub, sebuah dinamika yang akan menentukan apakah Alonso dapat sepenuhnya merealisasikan ambisinya di La Liga.