Cedera Vlahovic: Jonathan David Dapatkan Panggung Pembuktian di Juventus

Striker andalan Juventus, Dusan Vlahovic, dipastikan harus menepi dalam waktu panjang akibat cedera serius yang dialaminya, membuka jalan bagi penyerang Jonathan David untuk unjuk gigi dan mengambil peran sentral di lini serang Bianconeri. Vlahovic mengalami cedera ligamen otot adduktor kiri tingkat tinggi saat Juventus meraih kemenangan 2-1 atas Cagliari pada pertandingan Serie A tanggal 29 November 2025.
Pemain internasional Serbia itu telah menjalani operasi di London pada 4 Desember 2025, dan diperkirakan akan absen setidaknya selama 14 minggu. Hal ini berarti Vlahovic tidak akan kembali merumput sebelum Maret 2026, membuatnya absen dalam sejumlah pertandingan penting di Serie A, termasuk dua laga krusial melawan Napoli dan Roma, serta Derby d'Italia melawan Inter Milan. Selain itu, ia juga akan melewatkan pertandingan vital Liga Champions melawan Pafos, Benfica, dan Monaco. Absennya Vlahovic merupakan pukulan telak bagi Juventus, mengingat ia adalah pencetak gol terbanyak tim dengan enam gol musim ini, tiga di Serie A dan tiga di Liga Champions.
Jonathan David, penyerang asal Kanada, telah bergabung dengan Juventus sejak 4 Juli 2025, setelah kontraknya dengan Lille berakhir. Ia menandatangani kontrak lima tahun dan telah melakukan debutnya serta mencetak gol pertama untuk Juventus pada 24 Agustus 2025 dalam kemenangan 2-0 atas Parma. David bahkan menjadi pemain pengganti Vlahovic ketika cedera itu terjadi di laga kontra Cagliari. Kini, dengan absennya Vlahovic, David dipastikan akan mendapatkan kesempatan besar untuk menjadi ujung tombak utama pelatih Luciano Spalletti. Pelatih Spalletti sendiri telah mengonfirmasi bahwa ia akan merombak susunan pemain menyusul absennya Vlahovic, menekankan bahwa kesempatan akan datang dan pergi, dan kini saatnya bagi para pemain untuk memanfaatkannya.
David dikenal dengan kecepatan, kemampuan finishing, dan pergerakan cerdasnya. Sebelum bergabung dengan Juventus, ia menghabiskan lima musim di Lille, mencetak 109 gol dalam 200 penampilan dan memenangkan gelar Ligue 1 pada musim 2020-21. Dengan profil tersebut, ia diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Vlahovic dan memberikan dimensi berbeda pada serangan Juventus. Kehadirannya di lini depan bersama Kenan Yildiz, yang mencetak dua gol saat Vlahovic cedera, akan menjadi kunci bagi Juventus dalam menjaga performa mereka di semua kompetisi.
Periode sulit ini menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Juventus dan kemampuan Jonathan David untuk membuktikan diri sebagai striker kelas atas di panggung Serie A. Kesempatan untuk unjuk gigi di Juventus kini sepenuhnya ada di tangan Jonathan David.