Tekanan Fans Berhasil! Bayern Munich Batalkan Rekrutmen Jerome Boateng Akibat Isu KDRT

Para penggemar Bayern Munich telah berhasil menyuarakan protes mereka, yang berujung pada keputusan klub untuk membatalkan rencana magang kepelatihan Jerome Boateng. Mantan bek tim nasional Jerman dan bintang Bayern tersebut awalnya diharapkan kembali ke klub untuk mengamati sesi latihan sebagai bagian dari lisensi kepelatihannya, sebuah ide yang didukung oleh pelatih kepala Vincent Kompany. Namun, rencana ini memicu gelombang kemarahan di kalangan suporter.
Protes keras terlihat selama pertandingan Bundesliga melawan Borussia Dortmund dan juga saat melawan Club Brugge di Liga Champions. Para suporter membentangkan spanduk dengan pesan-pesan lugas seperti "Siapa pun yang memberi ruang bagi pelaku berbagi kesalahannya - Boateng, enyahlah!" dan "Tidak ada panggung untuk pelaku. Persetan, Boateng!". Sebuah petisi daring yang berjudul "Menetapkan batas terhadap kekerasan misogini: Jerome Boateng tidak boleh kembali ke Bayern Munich" juga mengumpulkan ribuan tanda tangan, menyoroti kekhawatiran tentang pesan yang akan disampaikan oleh kehadirannya mengenai kekerasan terhadap perempuan.
Penolakan dari para penggemar ini berakar pada sejarah hukum Boateng terkait tuduhan kekerasan dalam rumah tangga. Pada Juli 2024, Pengadilan Regional Munich menjatuhkan vonis bersalah atas dirinya karena sengaja menyebabkan cedera fisik kepada mantan pasangannya, Sherin Senler, dalam sebuah insiden pada tahun 2018. Ia dijatuhi denda yang ditangguhkan dan peringatan. Kasus ini merupakan persidangan ulang ketiga, setelah vonis bersalah sebelumnya pada tahun 2021 dan 2022 dibatalkan karena kesalahan prosedur hukum. Boateng sendiri secara konsisten membantah semua tuduhan tersebut. Tuduhan tambahan terkait mantan kekasih lainnya, Kasia Lenhardt, tidak dilanjutkan setelah kematiannya karena kurangnya bukti. Namun, laporan media pada Maret 2024 mengungkap email yang diduga dikirim oleh ibu Boateng, Martina, pada tahun 2021, yang mengkonfirmasi tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap putranya.
Menanggapi tekanan publik yang signifikan dan protes dari berbagai kelompok suporter, manajemen Bayern Munich memutuskan untuk membatalkan program magang kepelatihan Boateng. Dalam sebuah pernyataan resmi, Bayern mengumumkan bahwa "dalam pertukaran yang konstruktif" dengan Boateng, telah diputuskan bahwa ia tidak akan datang ke klub untuk mengamati sesi latihan. Klub juga menambahkan bahwa Boateng merasakan ikatan yang kuat dengan Bayern dan tidak ingin klub mengalami kerugian akibat diskusi kontroversial yang sedang berlangsung di sekitarnya. Menyusul pembatalan ini, Boateng terlihat berlatih bersama Barcelona sebagai bagian dari praktik kepelatihannya, di mana ia bertemu dengan Hansi Flick dan Robert Lewandowski.