Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

IBL All Indonesian 2025: Solo Jadi Arena Perburuan Piala Menpora

Admin 28 Nov 2025

IBL All Indonesian 2025: Solo Jadi Arena Perburuan Piala Menpora

Turnamen basket IBL All Indonesian 2025 secara resmi bergulir di Solo, Jawa Tengah, dari tanggal 16 hingga 31 Agustus 2025, memperebutkan Piala Menpora. Ajang ini menghadirkan persaingan ketat antar pemain lokal terbaik dari 13 klub Indonesian Basketball League (IBL) dan menjadi panggung penting untuk mengidentifikasi talenta-talenta baru menjelang SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang. Seluruh pertandingan diselenggarakan di GOR Manahan, Solo, sebuah venue baru yang memiliki kapasitas sekitar 3.800 hingga 3.894 penonton dan dilengkapi dengan jumbotron, menjanjikan pengalaman menonton yang lebih baik bagi para penggemar basket.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiasyah, menjelaskan bahwa pemilihan Kota Solo sebagai tuan rumah didasari oleh antusiasme penonton basket yang luar biasa serta dukungan pemerintah daerah yang sangat baik. Pemindahan lokasi ke GOR Manahan dari GOR Sritex sebelumnya juga bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi pemain dan pecinta basket, serta menyebarkan "virus" bola basket ke seluruh Indonesia. Junas juga menegaskan bahwa turnamen ini bukan ajang pra-musim IBL, melainkan kompetisi yang berdiri sendiri untuk pemain lokal.

IBL All Indonesian 2025 diikuti oleh 13 klub, dengan Prawira Bandung absen setelah Satria Muda diambil alih oleh PT Persib Bandung Bermartabat. Ke-13 tim peserta dibagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni oleh Rajawali Medan, Satria Muda Pertamina Bandung, Tangerang Hawks, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten, dan Borneo Hornbills. Sementara itu, Grup B diisi oleh Hangtuah Jakarta, Bali United Basketball, Pelita Jaya Jakarta, Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga, dan Rans Simba Bogor. Format turnamen ini melibatkan babak penyisihan grup dengan sistem single round robin, di mana setiap tim saling bertemu sekali. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal yang menggunakan sistem gugur satu kali pertandingan. Partai final akan berlangsung dengan format best-of-three, di mana tim yang berhasil meraih dua kemenangan berhak menyandang gelar juara dan membawa pulang Piala Menpora.

Sekretaris Jenderal PP Perbasi, Nirmala Dewi, menyambut baik penyelenggaraan IBL All Indonesian 2025, mengingat ajang ini menjadi pemanasan penting dan sarana pemantauan talenta-talenta baru untuk persiapan Tim Nasional Basket Indonesia menuju SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga dalam pembukaan, juga menyatakan optimisme bahwa IBL All Indonesian 2025 dapat menjadi magnet ekonomi baru dalam industri olahraga Indonesia, menarik minat masyarakat dan mendorong aktivitas bisnis terkait seperti penjualan tiket, merchandise, dan sponsor. Turnamen ini menekankan peran pemain lokal, termasuk para pemain rookie atau debutan, karena tidak melibatkan pemain asing atau heritage, memberikan kesempatan lebih luas bagi bakat-bakat asli tanah air untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Semua pertandingan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube KUY Entertainment.