Kemenpora Kunci 17 Cabor Unggulan untuk Medali Olimpiade 2028

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menetapkan 17 cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan menjadi fokus pembinaan jangka menengah dan panjang dalam persiapan menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles. Pengumuman ini disampaikan sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menjelaskan bahwa penetapan cabor unggulan ini merupakan hasil kajian mendalam yang mencakup analisis potensi kontribusi medali, rekam jejak prestasi di tingkat internasional, kesiapan ekosistem pembinaan nasional, serta prospek jangka panjang. Erick Thohir menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari "mimpi besar" Indonesia untuk mengibarkan Merah Putih di ajang dunia. Keputusan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar pada kemajuan olahraga nasional.
Beberapa cabor yang disebut termasuk dalam daftar 17 unggulan ini adalah atletik, senam, renang, bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Cabor akuatik, senam, dan atletik secara khusus juga disebut sebagai "mother sport" yang memiliki banyak peluang medali jika dibina secara serius. Kemenpora menargetkan perolehan 4-5 medali emas pada Olimpiade 2028, sebuah peningkatan signifikan dari target sebelumnya yang melebihi 2 medali emas.
Untuk mendukung pembinaan cabor-cabor ini, Kemenpora berencana membangun pusat pelatihan atlet modern yang terintegrasi dan berbasis ilmu pengetahuan olahraga (sport science), yang diharapkan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Pembangunan fasilitas ini akan melibatkan sinergi lintas kementerian untuk memastikan keberlanjutan proses pembinaan jangka panjang. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, juga menyatakan bahwa fasilitas yang dibuat pemerintah diharapkan dapat meningkatkan semangat atlet dalam berlatih.
Sebagai tolok ukur awal, Kemenpora akan menjadikan SEA Games 2025 di Thailand sebagai evaluasi kesiapan atlet nasional untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Selain itu, Asian Games 2026 dan SEA Games 2027 juga akan menjadi sasaran antara dalam roadmap menuju Olimpiade 2028. Kemenpora juga menyiapkan mekanisme promosi-degradasi antar cabor guna mendorong persaingan positif dan peningkatan kinerja federasi olahraga. Erick Thohir menegaskan bahwa dukungan anggaran akan disesuaikan berdasarkan hasil verifikasi dan kesepakatan dengan federasi, dengan peningkatan anggaran pembinaan yang signifikan.