Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Xabi Alonso Meracik Teka-teki Trisula Maut Real Madrid

Admin 21 Nov 2025

Xabi Alonso Meracik Teka-teki Trisula Maut Real Madrid

Xabi Alonso secara resmi telah mengambil alih kendali sebagai pelatih kepala Real Madrid, menandai kembalinya sang legenda ke Santiago Bernabéu untuk periode tiga musim, terhitung sejak 1 Juni 2025 hingga 30 Juni 2028. Kedatangannya menyusul kepergian Carlo Ancelotti, yang dilaporkan menuju tim nasional Brasil. Dengan tugas baru ini, sorotan kini tertuju pada bagaimana Alonso akan meramu lini serang Real Madrid yang bertabur bintang, mencari formula trisula terbaiknya.

Di bawah kepemimpinan Alonso, Bayer Leverkusen dikenal dengan filosofi taktisnya yang menekankan penguasaan bola dinamis dan fluiditas menyerang. Ia kerap menggunakan formasi 3-4-2-1 yang mampu menyeimbangkan soliditas pertahanan dengan efektivitas serangan. Formasi ini sering bertransformasi menjadi struktur menyerang 3-2-5, dirancang untuk membanjiri lini pertahanan lawan dan memaksimalkan peran ofensif bek sayap. Bek sayap seperti Alejandro Grimaldo dan Jeremie Frimpong di Leverkusen seringkali didorong sangat tinggi, berfungsi layaknya penyerang, memberikan lebar dan meregangkan pertahanan lawan.

Real Madrid saat ini memiliki deretan penyerang kelas dunia untuk musim 2024-2025, termasuk Vinicius Jr., Endrick, Kylian Mbappé, dan Rodrygo. Selain itu, Jude Bellingham dan Arda Güler juga mengisi posisi gelandang serang, menambah kedalaman pilihan ofensif. Dengan kehadiran nama-nama besar ini, tantangan bagi Alonso adalah menemukan kombinasi yang paling harmonis dan mematikan dalam sistemnya.

Mengingat preferensi Alonso terhadap bek sayap menyerang, peran pemain seperti Trent Alexander-Arnold, yang juga tercatat dalam skuad Real Madrid sebagai bek kanan, bisa menjadi sangat krusial. Alexander-Arnold memiliki kemampuan umpan dan visi yang luar biasa, cocok dengan gaya Alonso yang mengandalkan serangan dari sisi lapangan. Pemain-pemain cepat seperti Vinicius Jr. dan Mbappé kemungkinan besar akan menjadi kunci dalam skema serangan balik cepat dan eksploitasi ruang yang diciptakan melalui pergerakan taktis.

Alonso dikenal dengan kemampuannya menciptakan overload di dekat bola dan mengeksploitasi ruang melalui transisi cepat. Ini berarti trisula Real Madrid di bawah asuhannya mungkin tidak akan terpaku pada posisi statis, melainkan akan melibatkan pertukaran posisi yang konstan dan pergerakan cerdas untuk membingungkan lawan. Kemampuan Alonso untuk mengoptimalkan talenta individu dalam sistem kolektif yang kuat akan menjadi kunci dalam upayanya membangun era kejayaan baru di Real Madrid.