Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Indonesia Kunci Peringkat 122 FIFA Sebagai Penutup Tahun 2025

Admin 22 Dec 2025

Indonesia Kunci Peringkat 122 FIFA Sebagai Penutup Tahun 2025

Tim nasional sepak bola Indonesia mengakhiri tahun 2025 di peringkat ke-122 dalam daftar ranking FIFA terbaru yang dirilis pada Senin, 22 Desember 2025, sebuah posisi yang menunjukkan stagnasi signifikan setelah sempat mencapai titik tertinggi dalam dua dekade terakhir pada pertengahan tahun. Peringkat ini, dengan koleksi 1144,73 poin, menempatkan Indonesia di bawah rival-rival Asia Tenggara seperti Thailand (peringkat 96), Vietnam (peringkat 107), dan bahkan Malaysia (peringkat 121) yang baru saja mengalami penurunan drastis akibat sanksi FIFA.

Posisi 122 ini bertahan sejak Oktober 2025, merefleksikan tidak adanya pertandingan pada agenda FIFA Matchday November lalu yang bisa mendongkrak poin, serta hasil minor dari laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat. Sebelumnya, Indonesia sempat menikmati lonjakan performa di awal tahun, mencapai peringkat ke-118 pada Juli 2025, sebuah pencapaian terbaik dalam 19 tahun terakhir dengan 1154,55 poin. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh kemenangan krusial atas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni 2025. Namun, kekalahan dari Arab Saudi (2-3) dan Irak di babak kualifikasi putaran keempat pada Oktober 2025, bersamaan dengan kegagalan memanfaatkan jeda internasional, menghambat momentum kenaikan tersebut.

Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), di bawah kepemimpinan Ketua Umum Erick Thohir, secara konsisten menyuarakan ambisi untuk membawa Timnas Indonesia masuk ke 100 besar dunia. Bahkan, setelah pemecatan pelatih Patrick Kluivert pada Oktober 2025, PSSI merumuskan peta jalan baru dengan target menembus peringkat 100 besar FIFA, tampil kompetitif di Piala Asia 2027, dan berjuang menuju Piala Dunia 2030. Namun, target jangka menengah yang sempat bocor, yakni masuk 80 besar FIFA pada 2030, sempat menuai kritik karena dianggap kurang realistis oleh beberapa pengamat. Pergerakan ranking yang stagnan di akhir 2025 menunjukkan bahwa realisasi ambisi tersebut membutuhkan strategi yang lebih konkret dan konsisten.

Sejarah mencatat fluktuasi signifikan dalam peringkat FIFA Indonesia, dari posisi terendah 191 pada Juli 2016 hingga kembali merangkak naik dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan kursi kepelatihan dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert di awal 2025, dan kemudian pemecatan Kluivert pada Oktober 2025, menandai periode ketidakpastian taktis yang turut memengaruhi performa tim. PSSI kini dihadapkan pada tugas mendesak untuk mencari pelatih baru yang mampu membawa konsistensi dan menuntaskan target jangka panjang yang telah dicanangkan.

Implikasi dari peringkat ke-122 ini tidak hanya terbatas pada persepsi internasional, tetapi juga memengaruhi penentuan pot unggulan dalam undian turnamen-turnamen regional dan kontinental mendatang, yang berpotensi menyulitkan jalan Indonesia dalam kualifikasi. Selain itu, jarak poin yang masih signifikan dengan negara-negara di atasnya, seperti Vietnam, memerlukan kemenangan konstan melawan tim dengan peringkat lebih tinggi dalam FIFA Matchday 2026. Dengan agenda padat Kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF pada 2026, PSSI perlu memastikan tim nasional memiliki persiapan optimal dan strategi poin yang terencana guna mewujudkan target 110 besar dunia pada akhir tahun tersebut.