Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Tiket Resmi Pelita Jaya vs Rajawali Medan 18 Mei 2025: Laga Panas, Beli Sekarang!

Admin 25 Dec 2025

Tiket Resmi Pelita Jaya vs Rajawali Medan 18 Mei 2025: Laga Panas, Beli Sekarang!

Pelita Jaya Jakarta menunjukkan dominasi mutlak dengan menghancurkan Rajawali Medan 92-59 dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 pekan ke-15 yang berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, pada Minggu malam, 18 Mei 2025. Kemenangan telak ini tidak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan Pelita Jaya menjadi sembilan kemenangan beruntun, tetapi juga menempatkan mereka di puncak klasemen sementara IBL GoPay 2025.

Hasil ini sekaligus mengakhiri tren positif Rajawali Medan yang sebelumnya sempat meraih dua kemenangan beruntun. Pertandingan tersebut mempertemukan Pelita Jaya sebagai juara bertahan IBL 2024 melawan Rajawali Medan yang saat itu tengah berjuang di papan bawah klasemen. Setelah pertandingan ini, Rajawali Medan berada di peringkat dasar atau ke-14 klasemen dengan rekor 2-18 (menang-kalah) dan 22 poin.

Pemain asing Pelita Jaya, K.J. McDaniels, menjadi bintang lapangan dengan torehan double-double impresif, mencetak 29 poin, 18 rebound, dan 4 assist, menjadikannya pemain terbaik (player of the game) dalam laga tersebut. Pelatih Pelita Jaya, Justin Tatum, menurunkan Agassi Yeshe Goantara, Muhamad Arighi, Vincent Kosasih, K.J. McDaniels, dan Jaquori McLaughlin sebagai lima pemain inti. Sementara itu, Rajawali Medan yang dilatih Arif Gunarto, memasang Andrian Christianto, Cassiopeia Manuputty, Djery Baptiste, David Ebenezer Frans, dan Quintin Dove sebagai starter.

Asisten pelatih Rajawali Medan, Maddis Abieza, mengungkapkan bahwa kurangnya komunikasi antarpemain menjadi salah satu faktor utama kekalahan telak timnya. Abieza menyebutkan bahwa pemain kurang berkomunikasi dalam menjaga pertahanan maupun saat menyerang, sehingga pola permainan mudah dibaca lawan. Selain itu, mentalitas bertanding juga disorot, di mana para pemain Rajawali terlihat ragu untuk melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan, lebih memilih tembakan dari luar. Forward asing Rajawali Medan, Eric Hancik, mengakui bahwa timnya bermain bagus di kuarter pertama dan kedua, namun koordinasi dan pergerakan menjadi tidak padu setelah paruh waktu.

Kemenangan ini memperkuat posisi Pelita Jaya sebagai tim kandidat kuat juara IBL 2025. Mereka menutup musim reguler IBL GoPay 2025 sebagai tim terbaik dengan rekor 23-3, hanya menelan tiga kekalahan sepanjang musim. Konsistensi Pelita Jaya terbukti dengan meraih 15 kemenangan beruntun sejak Maret hingga Juni 2025, bahkan saat harus membagi fokus dengan partisipasi di Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2025. K.J. McDaniels juga dinobatkan sebagai IBL League MVP 2025, menggarisbawahi kontribusi signifikan para pemain kunci Pelita Jaya.

Sebaliknya, bagi Rajawali Medan, kekalahan ini menegaskan posisi mereka di dasar klasemen, mengakhiri musim IBL 2025 di peringkat ke-14 atau juru kunci dengan rekor 3-23. Setelah IBL All Indonesian 2025, Rajawali Medan bahkan melakukan perombakan skuad dengan melepas tiga pemain lokal, Willyam Pontoh, Ryan Tandico, dan Saddam Asyruna, sebagai bagian dari evaluasi untuk musim berikutnya. Performa Rajawali yang kesulitan sepanjang musim 2025, termasuk rekor 0-13 tanpa kemenangan hingga Maret 2025, menjadi indikator perlunya restrukturisasi tim untuk dapat bersaing lebih kompetitif di masa depan. Meskipun sempat menargetkan lolos ke babak playoff IBL 2025 dengan perombakan skuad, hasil akhir menunjukkan tantangan besar yang dihadapi tim asal Medan tersebut.