Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Arne Slot: Bisakah Rebut Hati Suporter Liverpool dari Bayang-bayang Klopp?

Admin 26 Nov 2025

Arne Slot: Bisakah Rebut Hati Suporter Liverpool dari Bayang-bayang Klopp?

Arne Slot telah resmi menjabat sebagai pelatih kepala Liverpool sejak 1 Juni 2024, mengambil alih tongkat estafet dari manajer legendaris Jürgen Klopp. Penunjukannya pada 20 Mei 2024 dengan kontrak tiga tahun disambut dengan harapan, terutama setelah Klopp sendiri secara terbuka mendukung dan bahkan memimpin nyanyian untuk Slot saat perpisahannya di Anfield.

Awal musim 2024/2025 di bawah kepemimpinan Slot menunjukkan tanda-tanda yang sangat menjanjikan. Liverpool menikmati awal yang gemilang, bahkan memuncaki klasemen Liga Primer dan Liga Champions. Beberapa laporan hingga Oktober 2024 dan Januari 2025 menyoroti bahwa Slot mencatatkan rekor start terbaik bagi seorang manajer Liverpool, melampaui capaian awal Klopp. Pertahanan timnya dianggap lebih solid, dengan filosofi yang lebih tenang dan terstruktur dalam membangun serangan dari belakang, berbeda dengan gaya "heavy metal" Klopp yang agresif dan menekan tinggi. Manajemen Liverpool dikabarkan sangat puas dengan kinerjanya, bahkan sempat mempertimbangkan tawaran kontrak baru pada September 2025.

Namun, dinamika di Anfield telah berubah drastis memasuki November 2025. Performa tim mengalami kemerosotan tajam, yang memunculkan pertanyaan serius mengenai dukungan suporter terhadap Slot. Liverpool kini terpuruk di peringkat ke-11 klasemen Liga Primer setelah kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest di Anfield. Kekalahan tersebut menjadi yang keenam dalam tujuh pertandingan terakhir The Reds di semua kompetisi, dengan satu-satunya kemenangan diraih atas Real Madrid di Liga Champions.

Jamie Carragher, legenda Liverpool, menyoroti adanya perbedaan mencolok dalam perlakuan fans terhadap Slot dibandingkan dengan Klopp saat menghadapi masa-masa sulit. Carragher merasa Slot tidak mendapatkan "cinta dan dukungan tanpa syarat" seperti yang selalu dinikmati Klopp. Tagar #SlotOut bahkan mulai menggema di media sosial setelah kekalahan beruntun. Para penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap keputusan taktis Slot dan beberapa pernyataannya yang dianggap kurang peka. Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, juga melontarkan kritik pedas, menyebut beberapa tindakan Slot sebagai "tidak sopan" dan "tidak berkelas" di tengah krisis tim.

Klopp membangun ikatan emosional yang mendalam dengan basis penggemar Liverpool selama sembilan tahun kepelatihannya, membawa klub meraih gelar Liga Primer dan Liga Champions. Kepergiannya meninggalkan kekosongan besar, dan Slot, yang datang dengan label "pelatih kepala" alih-alih "manajer" dalam struktur manajemen baru, kini menghadapi tantangan besar untuk memenangkan hati Kopites secara penuh di tengah tekanan hasil yang memburuk. Meskipun Slot memiliki rekam jejak sukses di Feyenoord dengan memenangkan Liga Belanda dan Piala KNVB, mewarisi tim setelah era Klopp yang penuh trofi terbukti menjadi tugas yang sangat berat. Pertanyaan besar pun menggantung di udara: apakah Arne Slot bisa benar-benar merebut hati suporter Liverpool seperti Jürgen Klopp, ataukah masa kepelatihannya akan diwarnai oleh keraguan dan tekanan abadi?