Guardiola Tak Ambil Pusing Jarak Man City-Arsenal

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan ketenangannya mengenai selisih poin antara timnya dengan pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Arsenal. Meskipun The Citizens saat ini tertinggal tujuh poin dari rival London mereka, Guardiola menegaskan bahwa persaingan gelar baru saja dimulai dan belum ada yang diputuskan pada bulan November.
Sebelum jeda internasional baru-baru ini, Manchester City berhasil memangkas jarak menjadi empat poin setelah kemenangan meyakinkan 3-0 atas Liverpool, sementara Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Sunderland. Namun, dengan hasil pertandingan terbaru, Arsenal kini memimpin dengan 29 poin dari 12 pertandingan, diikuti oleh Chelsea dengan 23 poin, dan Manchester City di posisi ketiga dengan 22 poin.
Guardiola sebelumnya telah menyatakan bahwa "musim sesungguhnya dimulai sekarang" setelah jeda internasional, menandai periode di mana jadwal pertandingan akan padat hingga Maret. Ia menekankan pentingnya untuk tetap berada dalam jangkauan Arsenal, yang digambarkan sebagai tim yang "sempurna" dan "semakin baik dari pertandingan ke pertandingan."
"Perasaan yang saya miliki di masa lalu ketika kami berjuang keras melawan Liverpool, saya merasa bahwa kami tidak akan kehilangan banyak poin dan jika mereka bisa mengambil jarak yang jauh, akan sulit untuk mengejar," ujar Guardiola, merujuk pada persaingan gelar sebelumnya.
Meski demikian, juru taktik asal Spanyol itu tetap tenang menghadapi situasi saat ini. "Tidak ada yang memenangkan gelar di bulan November," katanya. Target utamanya adalah untuk "tetap berada di sana, tetap dekat dan setelah itu tiba di akhir musim dengan kesempatan bahwa kami bisa memperebutkannya."
Manchester City sendiri baru-baru ini menghadapi beberapa kemunduran, termasuk kekalahan 2-1 di liga dari Newcastle dan kekalahan 2-0 dari Bayer Leverkusen di Liga Champions. Untuk pertandingan liga mendatang melawan Leeds United, Guardiola mengonfirmasi bahwa timnya akan bermain tanpa gelandang kunci Rodri dan Mateo Kovacic. Guardiola memfokuskan perhatian pada pertandingan selanjutnya, menggarisbawahi urgensi untuk tampil maksimal dalam 90 menit mendatang daripada memikirkan gambaran yang lebih besar saat ini.