Flick Jamin Barcelona Berwajah Baru

Hansi Flick telah berjanji bahwa Barcelona akan tampil berbeda dalam beberapa minggu mendatang, menyusul kekalahan 3-0 yang mengecewakan dari Chelsea di Liga Champions. Pelatih asal Jerman itu mengakui adanya kesalahan dan menekankan perlunya tim untuk kembali menemukan intensitas yang dibutuhkan. Meskipun mengalami kekalahan telak tersebut, Flick menyatakan optimismenya terhadap kemajuan yang terlihat dalam latihan skuad.
Hansi Flick ditunjuk sebagai pelatih kepala tim utama pria FC Barcelona pada 29 Mei 2024, dengan kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2026. Sejak kedatangannya, Flick telah membawa filosofi permainan yang dikenal dengan gaya menekan tinggi, intens, dan berani, yang telah memberinya kesuksesan besar di level klub maupun internasional. Ia dikenal karena timnya yang bermain dengan penguasaan bola, tetapi juga menambahkan elemen serangan dan tekanan yang agresif.
Dalam satu tahun pertamanya di Barcelona, Flick berhasil mewujudkan banyak janjinya, termasuk meraih treble domestik pada musim 2024/25, yaitu gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Di bawah kepemimpinannya, Barcelona mencetak 174 gol di semua kompetisi musim lalu, menjadi yang tertinggi di Eropa. Timnya juga mencatat empat kemenangan atas Real Madrid di semua kompetisi resmi dalam satu musim, sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di era modern. Flick juga menunjukkan fleksibilitas taktis dengan menerapkan berbagai formasi, termasuk 4-3-3 dan 4-2-3-1, untuk memaksimalkan kekuatan tim.
Visi Flick untuk Barcelona berpusat pada pengembangan pemain muda, kecemerlangan taktis, dan ambisi meraih gelar. Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan pemain akademi ke tim utama, sebuah komitmen yang terbukti dengan penampilan Lamine Yamal dan lulusan La Masia lainnya. Selain itu, ia bertujuan untuk memiliki dua pemain berkualitas di setiap posisi guna meningkatkan daya saing skuad dalam jadwal yang padat. Flick juga berencana untuk mengembalikan karakter Barcelona, mengubahnya menjadi tim yang "menggigit lagi" dengan menciptakan kekacauan, kecepatan, dan tekanan tinggi.
Untuk musim 2025/26, Flick telah mengonfirmasi rencana pramusim yang intens, termasuk jadwal latihan yang ketat tanpa jeda dan sesi ganda. Ia juga mempertimbangkan strategi ofensif baru, termasuk potensi penggunaan Marcus Rashford dan Raphinha secara bersamaan, dengan Raphinha beroperasi sebagai striker kedua di belakang penyerang tengah utama. Pedri dan Frenkie de Jong diharapkan mengisi posisi poros ganda di lini tengah, memastikan pembangunan serangan yang bersih dan kontrol permainan. Flick percaya bahwa timnya dapat mencapai banyak hal bersama dengan dukungan para penggemar, menekankan pentingnya kerja sama tim dan pengembangan berkelanjutan.