Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Russell Rebut Pole GP Kanada 2025, Poin Penalti Verstappen Kembali Disorot

Admin 27 Nov 2025

Russell Rebut Pole GP Kanada 2025, Poin Penalti Verstappen Kembali Disorot

George Russell berhasil mengamankan posisi terdepan (pole position) untuk Grand Prix Kanada 2025, mengungguli Max Verstappen dalam sesi kualifikasi yang mendebarkan di Sirkuit Gilles Villeneuve. Raihan pole ini tidak hanya menandai keberhasilan pertama Russell di musim 2025, tetapi juga memanaskan suasana jelang balapan dengan komentar tajamnya yang menyenggol poin penalti Verstappen, yang saat itu berada di ambang larangan balap.

Pembalap Mercedes, George Russell, tampil memukau di Montreal, mencatatkan waktu tercepat 1 menit 10,899 detik di penghujung Q3, unggul 0,160 detik dari Max Verstappen. Hasil ini menandai pole position keduanya secara berturut-turut di Kanada. Russell mengungkapkan kegembiraannya, menyebut lap terakhirnya sebagai "salah satu lap paling menggembirakan dalam hidup saya". Ia menambahkan bahwa setiap tikungan ia merasa sepersepuluh detik lebih cepat, dan saat melintasi garis finis, ia terkejut melihat dirinya di posisi pertama, yang memberinya "merinding". Kimi Antonelli melengkapi performa kuat Mercedes dengan menempati posisi keempat, sementara Oscar Piastri dari McLaren akan start dari posisi ketiga.

Namun, sorotan utama setelah sesi kualifikasi tertuju pada dinamika antara Russell dan Verstappen. Juara dunia Max Verstappen berada dalam posisi yang sangat genting terkait poin penaltinya. Ia memasuki Grand Prix Kanada dengan total 11 poin penalti di lisensinya, hanya satu poin di bawah batas 12 poin yang akan memicu larangan satu balapan. Tiga dari poin penalti tersebut didapatkan Verstappen pada Grand Prix Spanyol 2025 sebelumnya, akibat tabrakan dengan Russell sendiri. Kondisi ini menempatkan Verstappen pada situasi "di ambang larangan balap" dan ia harus menghindari penalti di Kanada agar tidak absen di Grand Prix Austria.

Menanggapi pertanyaan tentang prospek balapan berdampingan dengan Verstappen di baris terdepan, terutama setelah insiden di Barcelona, Russell tidak ragu untuk melontarkan komentar yang dianggap "menyenggol" situasi rekan kompetitornya. "Saya punya beberapa poin lagi di lisensi saya untuk dimainkan, jadi mari kita lihat," ujar Russell dengan santai. Komentar ini secara jelas menyiratkan kondisi poin penalti Verstappen, bahkan salah satu sumber menyebutnya sebagai "Max Verstappen mengamuk saat Russell melontarkan sindiran penalti". Russell juga menyatakan bahwa ia tidak akan mengubah gaya balapnya, mengakui bahwa "jika Anda mendapat larangan balapan, Anda mendapat larangan balapan. Dan Anda menghabiskan waktu di rumah, itu tidak ideal. Tapi itu bukan akhir dunia".

Dengan Verstappen memulai balapan dari posisi kedua, hanya 0,160 detik di belakang Russell, dan dengan poin penalti yang menghantuinya, balapan Grand Prix Kanada 2025 diprediksi akan menyajikan drama yang intens di lintasan.