Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Dovizioso Blak-blakan Soal Potensi Toprak Razgatlıoğlu di MotoGP

Admin 25 Nov 2025

Dovizioso Blak-blakan Soal Potensi Toprak Razgatlıoğlu di MotoGP

Toprak Razgatlıoğlu, juara dunia World Superbike (WSBK) tiga kali, telah mengonfirmasi kepindahannya yang sangat dinanti ke MotoGP pada tahun 2026 bersama tim satelit Yamaha, Pramac Yamaha. Peralihan ini memicu banyak spekulasi dan antusiasme di paddock, dan salah satu suara paling berbobot yang memberikan komentarnya adalah mantan bintang MotoGP, Andrea Dovizioso. Dovizioso baru-baru ini menyatakan kekagumannya yang mendalam atas kemampuan adaptasi Razgatlıoğlu setelah menyaksikan sesi tes Yamaha di Valencia.

Andrea Dovizioso, yang juga bertindak sebagai figur pengujian dan pengembangan Yamaha, mengungkapkan keterkejutannya atas kecepatan adaptasi Toprak Razgatlıoğlu. Ia menggambarkan tingkat adaptasi pembalap Turki itu sebagai "hampir tidak dapat dipercaya" selama tes Valencia, terutama dalam hal pengereman. Meskipun baru pertama kali mengendarai prototipe MotoGP V4 Yamaha, Razgatlıoğlu menyelesaikan 53 lap dan finis di posisi ke-18 dari 22 pembalap, hanya terpaut 1,294 detik dari waktu tercepat. Yang lebih mencengangkan adalah ia mengungguli rekan setimnya yang jauh lebih berpengalaman, Jack Miller dan Alex Rins.

Banyak ahli sebelumnya memprediksi bahwa Razgatlıoğlu akan kesulitan beradaptasi dengan gaya pengereman agresifnya yang disempurnakan di WSBK, yang dianggap tidak cocok dengan ban Michelin MotoGP. Namun, bintang asal Turki itu menentang ekspektasi tersebut. Dovizioso mengakui bahwa ia "benar-benar terkejut" dengan seberapa cepat Toprak memahami tuntutan pengereman MotoGP. Menurut Dovizioso, kebanyakan pembalap pemula menghabiskan waktu berjam-jam merasa bingung, tidak yakin dengan batas kemampuan, gugup tentang perilaku ban, dan ragu untuk memacu motor saat masuk tikungan.

Dovizioso sebelumnya telah menggambarkan Razgatlıoğlu sebagai pembalap yang "agak gila" dan gaya balapnya "unik dan sangat berbeda" yang sulit dipahami dari luar. Ia menyoroti pengereman super terlambat dan agresivitas Toprak sebagai ciri khasnya. Mantan pembalap pabrikan Ducati itu juga mencatat bahwa performa Toprak di WorldSBK "spesial dan gila," menunjukkan kekuatan dan kecepatannya yang luar biasa, baik saat bersama Yamaha maupun BMW. Dovizioso juga menambahkan bahwa berat badan Toprak yang ringan dapat menjadi keuntungan, memungkinkan akselerasi yang lebih baik dan mengurangi tekanan pada ban belakang.

Meskipun demikian, transisi ke MotoGP tidak akan tanpa tantangan. Razgatlıoğlu sendiri telah mengakui bahwa musim debutnya pada tahun 2026 kemungkinan akan menjadi tahun pembelajaran yang penuh kompromi, tantangan, dan penyesuaian emosional. Ia akan menghadapi performa Yamaha dan Pramac yang sedang berjuang di tahun 2025 serta kompleksitas adaptasi terhadap balap prototipe. Selain itu, ia tidak dapat menggunakan nomor balap ikoniknya, #54, di MotoGP karena sudah digunakan oleh Fermín Aldeguer, dan ia menggunakan #7 dalam tes di Valencia. Ia juga tidak akan didampingi oleh kepala kru lamanya, Phil Marron, di Pramac Yamaha.

Namun, ada beberapa faktor yang mendukung Toprak. Kepindahannya dianggap "tepat waktu" karena ia akan bergabung dengan Pramac Yamaha dengan motor spesifikasi pabrikan penuh dan akan diuntungkan dari tahun transisi yang krusial. Yang lebih penting lagi, tahun 2027 akan membawa perubahan ban dari Michelin ke Pirelli, merek yang telah ia kuasai selama dominasinya di WorldSBK. Meskipun Dovizioso mengakui bahwa masih terlalu dini untuk sepenuhnya mengevaluasi Razgatlıoğlu di MotoGP, ia menekankan bahwa banyak hal akan bergantung pada keterbukaan mental Toprak untuk beradaptasi.

Secara keseluruhan, Andrea Dovizioso melihat potensi besar dalam diri Toprak Razgatlıoğlu untuk sukses di MotoGP, didukung oleh bakat alami dan kemampuan adaptasinya yang mengejutkan. Namun, jalan menuju puncak MotoGP akan membutuhkan lebih dari sekadar kecepatan mentah, melainkan juga kemampuan untuk beradaptasi secara mental dan teknis di lingkungan balap prototipe yang paling menuntut di dunia.