Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Vinicius Jr. Berat Hati Bertahan di Real Madrid: Alonso Jadi Penentu Masa Depan

Admin 27 Nov 2025

Vinicius Jr. Berat Hati Bertahan di Real Madrid: Alonso Jadi Penentu Masa Depan

Spekulasi mengenai masa depan Vinicius Junior di Real Madrid semakin memanas setelah laporan menyebutkan bahwa bintang asal Brasil itu enggan memperpanjang kontraknya jika Xabi Alonso tetap menjabat sebagai pelatih kepala. Hubungan antara Vinicius Junior dan Alonso dikabarkan merenggang, memicu ketidakpastian di salah satu klub terbesar di dunia.

Xabi Alonso, yang merupakan legenda Real Madrid, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Los Blancos pada Juni 2025, menggantikan Carlo Ancelotti. Alonso kembali ke Santiago Bernabéu setelah sukses membawa Bayer Leverkusen meraih gelar ganda domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2024. Penunjukannya diharapkan akan membawa era baru di klub, namun kini menghadapi tantangan internal yang signifikan.

Menurut berbagai laporan, Vinicius Junior telah menunda pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Real Madrid karena ketegangan dalam hubungannya dengan Alonso. Meskipun kontrak Vinicius saat ini berlaku hingga Juni 2027 dengan klausul rilis €1 miliar, yang disepakati pada tahun 2023, negosiasi untuk perpanjangan lebih lanjut telah terhenti.

Sumber-sumber dekat klub mengungkapkan bahwa Vinicius Junior secara langsung menyampaikan kepada Presiden Real Madrid Florentino Pérez bahwa perpanjangan kontrak "bukan pilihan terbaik" baginya mengingat dinamika hubungannya dengan Alonso. Vinicius disebut merasa bahwa Alonso tidak memberikan kepercayaan atau perlakuan yang sama kepadanya seperti pendahulu Alonso, Carlo Ancelotti.

Beberapa insiden yang memperburuk hubungan mereka termasuk Vinicius yang beberapa kali dicadangkan atau diganti di tengah pertandingan. Salah satu momen yang paling disorot adalah saat pertandingan melawan Elche dan juga Clasico melawan Barcelona, di mana Vinicius menunjukkan reaksi marah saat ditarik keluar. Setelah insiden Clasico tersebut, Vinicius mengeluarkan permintaan maaf publik, namun menariknya, permintaan maaf tersebut tidak menyebutkan nama Alonso sama sekali.

Selain masalah hubungan dengan pelatih, ada pula perbedaan pendapat mengenai tuntutan gaji. Vinicius Junior dikabarkan menginginkan gaji bersih sebesar €30 juta per musim, jumlah yang selevel dengan yang pernah diterima Cristiano Ronaldo, sementara tawaran Real Madrid berada di kisaran €20 juta. Namun, masalah hubungan dengan pelatih tampaknya menjadi hambatan utama dalam negosiasi.

Meskipun laporan mengenai ketegangan ini mencuat, manajemen Real Madrid telah menyatakan dukungan penuhnya terhadap Xabi Alonso. Klub menegaskan bahwa Alonso adalah "pemimpin proyek" dan posisinya berada di atas para pemain, tidak peduli seberapa penting mereka bagi klub. Real Madrid mendukung semua keputusan Alonso, termasuk kebijakan mencadangkan Vinicius sewaktu-waktu.

Situasi ini telah menciptakan "ketegangan di ruang ganti" dan "perebutan kekuasaan internal" di klub, dengan laporan yang menyebutkan bahwa pemain kunci lainnya seperti Jude Bellingham juga merasa tidak senang dengan kepemimpinan Alonso. Dengan ketidakpastian yang meliputi masa depan Vinicius Junior, beberapa klub top Eropa dikabarkan mulai memantau perkembangan situasi ini dengan cermat. Konflik antara salah satu pemain bintang dan pelatih baru ini berpotensi memiliki dampak signifikan terhadap kinerja dan stabilitas Real Madrid di musim-musim mendatang.