Sir Alex Ferguson Kini Betah Menonton Manchester United

Legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson, mengungkapkan bahwa ia mulai menikmati kembali pertandingan-pertandingan yang dimainkan oleh mantan klub asuhannya. Ferguson, yang dikenal sebagai salah satu manajer terhebat dalam sejarah sepak bola, menyatakan kenyamanan dan kesenangannya dalam menyaksikan penampilan tim berjuluk Setan Merah belakangan ini.
Pernyataan Ferguson ini muncul setelah serangkaian hasil positif yang diraih Manchester United. Tim asuhan manajer Ruben Amorim tersebut mencatatkan lima pertandingan tak terkalahkan di Liga Inggris, dengan meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Tren positif ini termasuk kemenangan atas Sunderland, Liverpool, dan Brighton, serta hasil imbang melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur.
Salah satu aspek yang secara khusus menarik perhatian Ferguson adalah performa penjaga gawang anyar, Senne Lammens. Ferguson memuji kiper muda tersebut, menyebutnya "luar biasa" dan "sangat bagus" meskipun baru bermain dalam beberapa pertandingan. Lammens, yang didatangkan dari Royal Antwerp dengan biaya sekitar £18,1 juta, telah menunjukkan kualitasnya dan memberikan stabilitas di posisi penjaga gawang, sebuah area yang sempat menjadi perhatian serius bagi United musim lalu.
Selain Lammens, Ferguson juga mengapresiasi kontribusi pemain-pemain baru lainnya seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha, yang didatangkan dari Brentford dan Wolves, atas tambahan kualitas yang mereka berikan kepada tim. Ia merasa bahwa tanda-tanda perbaikan di bawah asuhan Ruben Amorim mulai terlihat, dan ini merupakan hasil dari kesabaran setelah melewati siklus sulit.
Sebelumnya, Sir Alex sempat menyatakan "depresi" setelah kekalahan Manchester United dari West Ham pada Mei 2025, di mana ia menyaksikan langsung dari kotak direksi Old Trafford. Namun, kini pandangannya telah berubah seiring dengan peningkatan performa tim. Ferguson juga memuji semangat juang tim setelah hasil imbang 2-2 yang dramatis melawan Tottenham Hotspur, di mana United menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain. Ia menyebut performa tersebut sebagai "pengingat akan United yang dulu", menyoroti ketahanan, keberanian, dan sikap pantang menyerah tim.
Musim lalu, Manchester United finis di peringkat ke-15 Liga Inggris dan mencapai final Liga Europa, meskipun akhirnya kalah dari Tottenham. Saat ini, tim duduk di peringkat ketujuh klasemen Liga Premier dengan 18 poin, berjarak delapan poin dari Arsenal di puncak, namun hanya terpaut tiga poin dari empat tim di atasnya, membuka peluang untuk menembus papan atas. Sir Alex berharap manajer Ruben Amorim dapat meraih kesuksesan, karena menurutnya, kesuksesan adalah hal yang mutlak di Manchester United.