Pep Guardiola Sesali Luapan Emosi Terhadap Kameramen

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas insiden emosionalnya dengan seorang juru kamera setelah kekalahan timnya 2-1 dari Newcastle United di St James' Park pada Sabtu, 22 November 2025. Guardiola menyatakan merasa "malu" dan "malu" atas tindakannya tersebut.
Insiden itu terjadi tak lama setelah peluit akhir pertandingan Liga Primer yang penuh tensi. Guardiola, yang jelas-jelas frustrasi dengan sejumlah keputusan wasit Sam Barrott dan gol kedua Newcastle yang kontroversial, terlibat dalam perdebatan sengit dengan beberapa pemain Newcastle, termasuk kapten Bruno Guimaraes, serta ofisial pertandingan. Di tengah ketegangan tersebut, seorang juru kamera mendekat untuk merekam, yang kemudian memicu reaksi marah dari Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu terlihat meraih headset kameramen dan mengatakan sesuatu langsung ke telinganya.
Dalam konferensi pers pada hari Senin, Guardiola mengakui kesalahannya dan mengungkapkan bahwa ia segera meminta maaf kepada kameramen tersebut. "Saya minta maaf. Saya merasa malu, malu ketika melihatnya. Saya tidak suka itu. Saya meminta maaf setelah satu detik kepada kameramen," ujar Guardiola. Ia menambahkan bahwa alasannya bertindak demikian adalah untuk membela tim dan klubnya.
Kekalahan Manchester City dari Newcastle ditentukan oleh dwigol Harvey Barnes, dengan gol kedua yang menjadi sumber utama keberatan City karena dugaan pelanggaran terhadap kiper Gianluigi Donnarumma sebelum gol disahkan setelah tinjauan VAR yang panjang. Guardiola tetap tidak puas dengan keputusan tersebut, namun dalam konferensi pers selanjutnya, ia menolak untuk berkomentar lebih lanjut mengenai peristiwa di St James' Park, mengalihkan fokus ke pertandingan Liga Champions yang akan datang melawan Bayer Leverkusen.
Guardiola menegaskan bahwa dirinya adalah orang yang emosional dan kerap berbicara dengan tangan dan lengan, namun mengakui bahwa tindakannya kali ini adalah kesalahan besar. Ini merupakan kali pertama Eddie Howe, manajer Newcastle, meraih kemenangan atas tim asuhan Guardiola.