Real Madrid Buat Kejutan Bursa: Konate Dicoret, Bek Como Kini Jadi Bidikan Utama

Real Madrid dilaporkan telah mengalihkan fokus transfer mereka dari bek tengah Liverpool, Ibrahima Konate, untuk musim panas 2026, kini mengincar bek muda Como, Jacobo Ramón. Pergeseran strategi ini menandai preferensi Real Madrid untuk solusi jangka panjang yang hemat biaya, memanfaatkan klausul pembelian kembali yang melekat pada mantan pemain akademi mereka.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa Real Madrid telah memberitahu Liverpool mengenai hilangnya minat mereka pada Ibrahima Konate, meskipun sebelumnya Konate disebut-sebut sebagai target utama untuk memperkuat lini belakang. Keputusan ini muncul di tengah ketidakpastian seputar kontrak Konate di Anfield yang akan berakhir pada musim panas tahun depan. Konate, yang bergabung dengan Liverpool pada tahun 2021, telah didekati untuk perpanjangan kontrak, namun pembicaraan belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Beberapa sumber, termasuk laporan dari The Athletic yang dikutip oleh Get French Football News, mengonfirmasi bahwa Los Blancos kini tidak lagi mengejar bek tim nasional Prancis berusia 26 tahun tersebut.
Sebagai gantinya, perhatian Real Madrid beralih ke Jacobo Ramón, seorang bek tengah berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk Como di Serie A Italia. Ramón adalah produk akademi La Fábrica Real Madrid yang dijual ke Como pada musim panas lalu dengan biaya €2,5 juta, namun Los Blancos menyertakan klausul pembelian kembali senilai sekitar €8 juta yang dapat diaktifkan pada musim panas mendatang. Klub meyakini bahwa Ramón akan kembali ke Santiago Bernabéu "cepat atau lambat," terutama mengingat perkembangannya yang pesat di bawah asuhan pelatih Como, Cesc Fàbregas.
Ramón telah menunjukkan performa yang mengesankan di Italia, tampil dalam 13 pertandingan liga untuk Como musim ini, menunjukkan kesadaran taktis dan kekuatan fisik yang meyakinkan. Ia bahkan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 Como atas Lecce baru-baru ini, tampil solid dalam duel dan akurat dalam mengumpan bola. Penampilannya di Como telah menarik perhatian petinggi Real Madrid, yang melihatnya sebagai solusi ideal untuk memperkuat pertahanan dengan biaya yang relatif rendah.
Pergeseran fokus transfer ini mencerminkan strategi jangka panjang Real Madrid untuk meremajakan lini pertahanan mereka. Dengan potensi kepergian David Alaba dan Antonio Rudiger, yang kontraknya akan berakhir pada akhir musim 2026, serta kebutuhan untuk menambah kedalaman skuad di tengah masalah cedera, Real Madrid mencari bek tengah yang tidak hanya berkualitas tetapi juga memiliki potensi untuk berkembang di klub. Ramón, bersama dengan bek muda lainnya seperti Eder Militao, Dean Huijsen, dan Raul Asencio, akan menjadi bagian dari rencana pertahanan Real Madrid di masa depan.
Meskipun Ramón tidak terburu-buru untuk kembali ke Bernabéu dan memilih fokus pada perkembangannya di Como, klausul pembelian kembali memberikan Real Madrid kendali penuh atas masa depannya. Pendekatan ini selaras dengan kebijakan transfer Real Madrid yang sering memanfaatkan peluang pasar, seperti yang terlihat pada transfer Kylian Mbappé sebagai agen bebas dan akuisisi Trent Alexander-Arnold dengan biaya transfer yang terjangkau sebelumnya. Como sendiri, di bawah asuhan Fàbregas, tengah berjuang di Serie A musim ini, menempati posisi ke-7 dengan 24 poin dari 15 pertandingan. Selain Ramón, Como juga memiliki Nico Paz, mantan pemain muda Real Madrid lainnya yang juga menarik perhatian dengan penampilannya di Italia.