Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Daniel Marthin & Ester Nurumi: Pulih Total, Kapan Kembali Berlaga?

Admin 22 Dec 2025

Daniel Marthin & Ester Nurumi: Pulih Total, Kapan Kembali Berlaga?

Dua talenta bulutangkis Indonesia, Daniel Marthin dari sektor ganda putra dan Ester Nurumi Tri Wardoyo di tunggal putri, telah merampungkan fase pemulihan dari cedera signifikan yang sempat menghentikan partisipasi mereka sepanjang tahun 2025, namun Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) belum menetapkan tanggal pasti kembalinya mereka ke arena kompetisi. Keduanya, yang kini menjalani program reintegrasi di Pelatnas Cipayung, diproyeksikan akan kembali bertanding paling cepat awal tahun 2026 setelah melewati evaluasi menyeluruh dari tim pelatih dan medis.

Daniel Marthin sebelumnya mengalami cedera lutut kiri saat membela Indonesia di Piala Sudirman 2025 pada Mei lalu, yang mengharuskannya menjalani tindakan arthroscopy debridement atau operasi pembersihan sendi lutut. Sejak itu, Daniel menjalani rehabilitasi intensif dan kini dilaporkan telah pulih sepenuhnya, dengan kondisi fisiknya mencapai hampir 90 hingga 100 persen dan sudah memulai latihan ringan di lapangan. Meskipun sempat ada perkiraan akan kembali pada Oktober 2025, target comeback Daniel kini bergeser ke Januari 2026, sesuai pernyataan dari PBSI dan Daniel sendiri. Absensi Daniel menyebabkan perubahan formasi pada sektor ganda putra, dengan Muhammad Shohibul Fikri, pasangannya, sementara waktu berpasangan dengan Fajar Alfian. BWF juga telah memberikan proteksi poin peringkat bagi Daniel selama masa pemulihan ini.

Di sisi lain, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghadapi cedera retak pada pangkal tulang kering kanan atau shin bone fracture yang dialaminya saat latihan di Pelatnas pada September 2025. Cedera ini merupakan kambuhan setelah ia sempat menarik diri dari beberapa turnamen sebelumnya, termasuk Indonesia Open 2025, menyusul masalah yang sama di Taipei Open 2025. Dokter Pelatnas PBSI, dr. Retno, SpKO, mengonfirmasi bahwa kondisi Ester menunjukkan perkembangan positif, dengan hasil MRI awal memperlihatkan pembentukan kalus atau tulang baru. Ester saat ini sedang menjalani fisioterapi rutin dan penguatan otot setiap hari. Tim medis memperkirakan Ester baru akan siap kembali bertanding pada Februari 2026. PBSI merancang strategi comeback bertahap untuk Ester, dengan rencana memulai dari turnamen level Super 100 atau Challenge guna menghindari risiko cedera berulang dan membangun kembali kepercayaan diri di lapangan. Penurunan peringkat Ester di BWF sempat signifikan, namun PBSI telah mengajukan protected ranking untuk mempertahankan posisinya di sekitar 30 besar dunia saat kembali.

PBSI secara konsisten menekankan pentingnya tidak terburu-buru dalam mengembalikan kedua atlet ke kompetisi resmi. "Keselamatan atlet dan keberlanjutan karier jangka panjang menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang diambil," jelas dr. Retno. Selain aspek fisik, PBSI juga memberikan perhatian serius pada kesiapan mental kedua atlet. Cedera seringkali meninggalkan tekanan psikologis dan trauma tersendiri bagi atlet, sehingga pendampingan psikologis dan mental conditioning dilakukan secara terstruktur agar Daniel dan Ester bisa kembali percaya diri saat berlatih maupun bertanding.

Proses reintegrasi Daniel dan Ester ke lapangan saat ini mencakup evaluasi menyeluruh dari tim pelatih untuk menilai progres permainan dan kesiapan teknis mereka. Keputusan akhir mengenai waktu comeback keduanya ke pertandingan resmi akan ditentukan berdasarkan penilaian objektif terhadap kesiapan fisik, teknis, dan mental. Situasi ini menggambarkan pendekatan holistik PBSI dalam manajemen atlet pasca-cedera, menyeimbangkan antara ambisi kompetitif dengan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang para pemainnya. Kembalinya dua atlet potensial ini sangat dinantikan untuk memperkuat kembali peta persaingan bulutangkis Indonesia di kancah internasional.